*teng*teng*teng*
"Ah! Waktunya
istirahat!" Aku langsung cepat-cepat membawa bekalku ketempat natsu-kun.
"Na-natsu-kun!"
Panggilku saat bertemu natsu-kun diteras atas sekolah.
"Hm? Ada apa? Kamu yang
kemarin, kan?" Tanya natsu-kun dengan nada tinggi *namanya juga preman*
"Aku hanya mengucapkan
terimakasih atas jasamu kemarin.... Ini aku bawakan bekal untukmu" kataku
tersenyum sambil menyodorkan bekal yang kubuat tadi pagi.
Sesaat aku melihat wajah
natsu-kun memerah.
"Ah...ehm... Makasih ya.
Baru pertama kali ada orang yang berbuat baik padaku" Kata natsu-kun
malu-malu.
"Hehehe.... Silahkan
saja dicoba!" Kataku tersenyum.
"I-iya.." Natsu-kun
mencoba sesendok makanan bekal ku dan...
"Wah! Apa ini?! Enak
sekali loh!?! Apa kamu yang buat sendiri?!?!" Kata natsu-kun teriak girang
saat memakan bekalku.
"Hahaha.... Iya,
makasih. Kalau mau biar kubuatkan besok" kataku tersenyum memandang
natsu-kun.
*trek....*
Tiba-tiba ada seseorang yang
datang ketempat kami.
Saat aku melihat orang itu
adalah kazu dan seria-chan (pacar kazu)
aku langsung menarik
natsu-kun untuk bersembunyi.
"A-ada apa sih?! Kok
sembunyi begini?!" Tanya natsu-kun binggung.
"Ssttss! Diam dulu....
Entar ketahuan!" Kataku berbisik sambil mengintip kazu bersama pacarnya.
Aku melihat mereka sedang
berbincang-bincang dengan sangat asyik, dan kazu terlihat sangat bahagia, Lebih
bahagia dibandingkan ia bersamaku. Aku hanya menatap mereka dari kejahuan
dengan sedih.
"Hmm.... Itu ya? Jadi
kamu suka kazu itu?" Tanya natsu-kun tiba-tiba.
"I-iya, aku suka sekali
dengannya..." Kataku malu dan memandang natsu-kun dengan senyuman
kesedihan.
"Kamu telah banyak
berjuang ya....." Kata natsu-kun sambil menggosokkan kepalaku dengan
lembut sambil tersenyum.
"Aku tahu... Pasti sakit
sekali kan...." Kata natsu-kun memandang mereka.
Tiba-tiba air mataku menetes,
aku tak sanggup lagi melihat mereka.
'Kenapa harus begini? Kalau
begini, aku Lebih baik tidak pernah menggenalinya sama sekali!' Kataku kesal
dalam hati sambil meneteskan air mataku didepan natsu-kun.
"Hei... Kamu tahu...
Jangan pernah menyesali pertemuan mu dengannya... Karna kazu, kamu dapat
merasakan cinta yang tulus dihadapannya." Jawab natsu-kun memandangku
lembut seakan-akan ia tahu isi kepalaku.
"Ta-tapi..... Aku masih
sangat sayang dengannya, dan aku tak mau ia pergi meninggalkan ku..."
Kataku sedih.
"Akan ku bantu! Kamu
telah berusaha untuk melupakannya, kan? Aku melihatmu saat kamu sedang
berbicara dengan kazu, kamu hanya tersenyum manis didepannya tanpa memikirkan
hal itu. Kupikir, kamu telah banyak berjuang" kata natsu-kun sambil
tersenyum lembut, yang membuatku berdebar-debar seketika.
'A-apa ini......' Kataku
panik dalam hatiku.
'Perasaan tenang apa ini,
Saat aku bersama natsu-kun aku merasakan ketenangan yang sangat nyaman... Baru
pertama kalinya aku merasakan hal ini' kataku dalam hati sambil memandang
natsu-kun.
"Tenang saja ya... Aku
akan membantu mu." Kata natsu-kun melanjutkan makannya.
"Terima kasih banyak,
natsu-kun. Kau baik sekali..." Kataku menatap langit yang cerah.
"Hahaha..... Kamu ikut
kemah musim panas, tidak?" Tanya natsu-kun mengganti topik, setelah kazu
dan pacarnya pergi.
"Iya... kemah musim
panas tahun ini aku sial sekali! Sekelompok dengan 3 geng centil itu!"
Kataku kesal.
"Hahahaha... 3 cewek
itu,toh! Aku juga sangat membenci mereka..." Jawab natsu-kun sambil
tertawa lepas.
"Nanti waktu kemah hari
ke2, kamu ke tepi sungai yang ada didekat kemah ya! Aku akan menunggu mu
disana, aku akan mencoba membantumu mendekati kazu." Kata natsu-kun
memandangku.
"Me-mendekati kazu?
Tapi, diakan sudah punya pacar?" Jawabku heran.
"Tenang saja deh, anggap
saja kamu itu orang ke3 dalam hubungan mereka. Bagaimana? 75% bisa berhasil
loh!" Kata natsu-kun tersenyum jahil.
"75% berhasil?
Yakin,tuh?" Tanyaku usil kepada natsu-kun sambil tertawa kecil.
"Hahaha.... Kamu tidak
lihat? KeBanyak orang berpacaran, yang putus akibat orang ke3!" Kata
natsu-kun dengan bangga.
"Kalau menurutmu begitu,
aku setuju deh! Aku akan mencoba mengikuti saranmu." Jawabku mengacungkan
jempol kepada natsu-kun.
2 hari kemudian,
Aku membereskan
barang-barangku yang akan kubawa kekemah. Aku juga membuatkan bekal untuk
natsu-kun, selama ini dia telah menghiburku.
Dan begitu juga mai-chan yang
memarahiku habis-habisan gara-gara aku berteman dengan natsu-kun.
"Pagi!pagi!" Kataku
semangat.
"Hei! Kamu! Lama banget
sih datangnya, kan repot kalau kita ketinggalan bis!" Kata sakura-chan memarahiku. 'Cih! Lagi-lagi
mereka! Kenapa sih aku bisa berkelompok dengan mereka!' Kataku kesal dalam
hati.
"Hehehe... Maaf,maaf.
yuk, kita ke bis!" Kataku dengan wajah riang dan berpura-pura tidak
mendengarkannya.
"ai-chan!!!" Teriak
seseorang memanggilku.
Saat aku melihat kearah
belakang, rupanya kazu yang memanggilku.
"Loh? Kazu? Ada
apa?" Kataku heran.
"Begini, buku yang kemarin
kau pinjamkan lupa kukembalikan. Jadi, sebagai gantinya aku membawakan biskuit
kesukaanmu." Kata kazu sambil tersenyum.
"Wah! Biskuitnya imut
sekali! Makasih ya, kazu!" Kataku senang menerima barang pemberiannya.
"Kalau begitu aku pergi
dulu." Kata kazu berlalu pergi menuju kelompoknya sendiri.
'Bolehkah aku berharap
sedikit dengannya?' Kataku dalam hati sambil tersenyum.
"Hei!hei!hei! Cepat
sedikit! Bisnya sudah mau tutup, nih!" Teriak kawa-chan memarahiku.
"Em.. Baiklah." Aku
berlari segera kebis.
"Hei! Ai-chan! Kamu
hebat juga ya, bisa mendekati kazu seperti itu?" Kata sakura-chan
melirikku sinis.
"Iya... Aku teman
kecilnya kok." Kataku tersenyum memandang sakura-chan, 'sebenarnya aku
ingin saja membentaknya! Tapi apa dayaku... Lebih baik diam saja dari pada
mencari keributan dengannya. Tidak akan pernah selesai!' Kataku dalam hati.
"Hmm... Teman kecil, ya?
Bukannya, kamu suka dengan kazu?" Kata sakura-chan melihatku sinis.
"Hahaha... Tidak, kok!
Kamu salah sangka, deh!" Kataku sambil pura-pura tertawa.
"Kamu ini pintar mencari
alasan ya? Saat kamu berbicara dengan kazu saja, aku sudah tahu bahwa kamu
menyukainya." Kata sakura-chan sombong.
*brak!*
"Hm?hm?hm? Begitu ya
menurutmu? Kalau memang menurutmu aku suka kazu... Ya nggak apa-apa sih."
Kataku tersenyum sinis kepada sakura-chan.
'Lihat!lihat! Siapa yang
tidak kesal?! Sakura-chan itu selalu saja mencampuri urusanku!' Kataku kesal
dalam hati.
"Hebat deh! Kamu berani
ya? Akan ku coba keberanianmu sampai sebatas mana?!?!" Kata sakura-chan
dengan nada tinggi.
Sesampai ditempat kemah....
"Wuaah! Udaranya segar
deh! sejuk lagi!" Teriakku semangat.
"Ai-chan, cepetan kita
mendirikan tenda, nanti kita dimarahi lagi dengan 3 orang itu!" Kata
mai-chan sambil mendirikan tenda.
"Baik.. Baik..." Kataku
sambil membantu mai-chan mendirikan tenda.
*priit!!!**priit!!!*priitt!!!!*
"Anak-anak, silahkan
berkumpul!" Teriak bu misaki yang memandu kami sewaktu kemah.
"Kita akan berkeliling
hutan ini untuk mencari cangkir kecil yang berwarna emas ini. Siapa yang
mendapatkan gelas terbanyak, ia akan mendapatkan 2 tiket gratis ke festival
musim panas." Kata bu misaki menjelaskan.
"Waah!!♥
tiket musim panas gratis!!" Kataku semangat kepada mai-chan.
"Kamu ini suka sekali
ya, ke festival itu..." Kata mai-chan menggelengkan kepalanya.
"Permainan ini akan
dimulai pada jam 5 sore sampai jam 9 malam, sekarang kita akan beristirahat
dulu." Kata bu misaki.
"Baik bu!" Teriak
semua murid dan langsung kembali ke tenda mereka masing-masing.
"Hei! Ai! Mai! Cepat
kamu bereskan barang-barang ini!" Teriak kawa-chan dengan nada tinggi.
"A-apa?!?! Ini kan
barang mu dan temanmu!" Kata mai-chan membantah.
"Berani sekali sih kamu!
Cepat bereskan?!?!" Kata kawa-chan membentak kami berdua.
Tetapi aku dan mai-chan
menolak mentah-mentah, sampai kawa-chan pun capek meladeni kami lagi.
"Terserah kalian,deh!
Tanggung sendiri akibatnya kalau aku balas dendam! Ingat itu!" Kata
kawa-chan mengancam kami.
"Hei, girls! Kenapa
murung semua?" Tanya himeni melihat kawa-chan dan sakura-chan depresi
dengan muka penuh dendam.
"Ini semua gara-gara
mai-chan dan ai-chan, mereka membantah semua perintahku!" Kata kawa-chan
kesal.
"Aku juga begitu!
Ai-chan tak mempedulikan ancamanku! Mereka sepertinya sudah terbiasa dengan
kita!" Teriak sakura-chan dengan penuh dendam.
"Kalau begitu... Kita
buat rencana biar mereka takut lagi dengan kita." Kata himeni-chan cerdik.
Apa yang akan direncanakan
himeni-chan?!
Apa yang akan dilakukan
mereka?!?!
Nantikan di cerita spesial:
kamu dan dia3~
Thx~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar