Jumat, 04 April 2014

cerita ran-chan5 :masalah baru!

pagi hari yang cerah, matahari bersinar dengan malu- malu.
"Hoooaaaammm...ngantuk banget gara- gara mikirin soal kemarin..." Aku mengusapkan mataku sambil berjalan menuju sekolah.
waktu aku sampai didepan gerbang, aku melihat kak ritsu sedang berdiri didepan gerbang.
"Ohayou ran-chan *pagi* masuk bareng yuk!" Sapa kak ritsu dengan senyumnya yang manis, 'kak ritsu memang sangat baik' kataku dalam hati.
"Pagi juga kak, iya.." Aku berjalan disampingnya sambil bercerita dengannya.
"Ran-chan, kapan kamu kenalan dengan heiro-kun?" Tanya kak ritsu kepadaku.
"Em... Waktu MOS kak heiro menyelamatkanku dari anak- anak yang usil, sejak itu aku berteman dengan kak heiro.."
Kataku sambil menjelaskan kejadian waktu MOS itu.
"Hmm.. Berteman ya?oh ya.. Mana echika? Belum datang ya?" Tanya kak ritsu lagi.
"Hehehe... Echika itu lama datangnya kak, mungkin waktu lonceng dia baru datang." Kataku sambil tertawa..
"Hahahaha.. Kamu rupanya lucu juga ya...
Aku ada bawa kue, mau cicip 1 nggak?" Dengan senyum kak ritsu, ia mengeluarkan kotak bekalnya yang berwarna pink polos itu dan menyodorkannya kepadaku.
"Wah.. Makasih ya kak ritsu.. Kuenya enak! Kakak bawa banyak ya....?" Kataku sambil memakan kue kak ritsu.
"Iya... Yang 2 ini untuk heiro-kun hehehe..."
Kata kak ritsu sambil tersenyum memandang kue- kue itu.
kak ritsu sepertinya suka sekali dengan kak heiro..... Pikirku sambil berjalan bersama kak ritsu.
"Kak aku kekelas dulu ya..." Pamitku kepada kak ritsu.
"Iya... Hati-hati ya ran-chan.." Kata kak ritsu sambil tersenyum.

Saat aku menuju kekelas aku melihat echika sedang membersihkan papan tulis.
"Wah! Hari ini echika datangnya cepat! Tumben deh..." Kataku mengejek echika sambil tersenyum kepadanya.
"Hehehe... Iya dong.. Hari ini kan aku piket, jadi harus datang pagi. Kalau nggak bisa kena marah sama sensei *guru*" katanya sambil tertawa lalu melanjutkan menghapus lagi.
Aku duduk dibangkuku yang selalu bersebelahan dengan echika saat memulai pelajaran kaisi-sensei *bu kaisi*
Memperkenalkan murid baru yang kemarin belum sempat masuk kesekolah.
"Anak- anak ibu akan memperkenalkan murid baru yang kemarin belum sempat datang..." Kata kaisi-sensei sambil mempersilahkan anak murid baru itu masuk, saat murid baru itu masuk aku terkejut melihatnya!
Murid baru itu adalah tetsu tsukaima, dia laki-laki yang menjahili ku saat pertama MOS.
"Namaku tetsu tsukaima, kemarin aku tak dapat hadir karena sakit.. Salam kenal kepada kalian semua." Kata tetsu memperkenalkan diri.
Saat tetsu duduk tepatnya dibelakangku, dia berteriak. "AH!! RAN! Lama nggak bertemu!" aku terkejut mendengarnya dan
Semua teman- teman melihatku.
"A-ada apa tetsu?" Tanyaku dengan ragu- ragu.
"Hehehe... Nanti deh kuceritakan!" Kata tetsu dengan senang.
Sehabis pelajaran, aku pergi ke toilet.
Tiba- tiba aku melihat ada kak ritsu bersama 3 fans alay keles itu.
'Wah! Jangan- jangan kak ritsu ditindas juga sama 3 fans itu!' Teriak ku dalam hati dengan sangat khawatir. Aku mendekati mereka dengan diam-diam sambil mendengar pembicaraan mereka.
"kamu tetap mengawasi cewek itu kan?!?!" Kata kak ritsu.
"Iya! So pasti bos! Kami sudah menindas nya dengan mengurung ran digudang belakang." Kata kak keishia.
"Tapi kelihatannya ran-chan masih belum kapok tuh!kalau begitu, cepat buat rencana baru untuk menjahui ran-chan dari heiro-kun!harus sampai berhasil!" Kata kak ritsu dengan nada tinggi.
"Baik bos! Itu bisa diatur" kata 3 fans itu memastikan kak ritsu. 
Aku terkejut! Sangat terkejut!
Rupanya sahabat kak heiro itu ketua yang sebenarnya dari 3 fans itu! Dasar muka 2! Padahal kukira kak ritsu baik!rupanya dia yang menyuruh mereka untuk menjauhiku.
bila aku menceritakan ini ke kak heiro, pasti kak heiro tidak percaya kepada ku, kak ritsu kan sahabatnya sejak SMP.

Setelah mendengarkan pembicaraan tersebut, aku pergi menuju kelas dengan diam- diam dan memastikan aku tidak ketahuan oleh mereka.

Sesampai istirahat kedua, aku berjalan menuju halaman belakang sekolah untuk menemui tetsu yang ingin mengajakku bercerita.
"Sorry mennunggu lama" kataku sambil duduk dirumput-rumput halaman.
"Enggak kok.... Eh! Eh! Aku mau cerita deh!"
Kata tetsu dengan semangat. "ada apa tetsu? Dari tadi kamu sepertinya semangat sekali?" Kataku kebinggungan.
"Iya! Ini semua berkat mu ran-chan! Ingat tidak waktu aku sedang mencari kalung yang penting pemberian ayahku, kau yang membantuku mencarinya. Dan sekarang aku menemukan ayahku yang hilang 10 tahun yang lalu, ia percaya bahwa aku anaknya setelah melihat kalung ini" kata tetsu dengan senyuman manis sambil menggengam tanganku. "Terima kasih banyak ya ran-chan, dan maaf selama ini aku mengusilinmu..." Wajah tetsu yang sangat manis, rambut nya yang ditiup- tiup angin memandangku dengan lembut.
Tiba-tiba kak heiro datang.
Ia melihat ku sedang berpegangan tangan dengan tetsu. Aku kaget dan langsung melepaskan ngengaman tangan tetsu.
"Rupanya kalian..... Maaf menggangu kalian ya....." Kata kak heiro terbata- bata melihatku bersama tetsu. Raut wajahnya tiba- tiba menjadi sedih.
"A-anu! Ini .. Ini salah paham kak.. Aku...emm..." Aku kehilangan kata-kata untuk menjelaskannya kepada kak heiro.
"Nggak usah dijelasin kok ran-chan, maaf ya menggangu kalian.." Kak heiro langsung pergi berlalu meninggalkan kami.
Gimana ini! Kak heiro salah paham dengan kami! Aku sangat binggung!
"Itu bukannya ketua osis ya?" Tanya tetsu dengan heran.
"I-iya nama nya heiro shiraki kelas 2-A."
Kataku dengan pelan.
Bagaimana aku menjelaskan kepada kak heiro.. Bagaimana? Padahal aku sebenarnya suka dengan kak heiro...
*teng*teng*teng*
"Wah, udah lonceng yuk ran-chan! Kita masuk ke kelas!" Kata tetsu menarik tanganku menuju ke kelas.
Ya.. Tetsu teman lama ku waktu SD, aku memang pernah membantunya mencari kalung ayahnya itu. Tapi tak kusangka akan menjadi begini.
"Ran-chan!ran-chan!" Teriak echika memanggil ku sewaktu aku memasuki kelas.
"Ada apa echika?" Kataku lesu tak bisa berpikir lagi.
"Ada apa dengan kamu sama kakak?tadi sewaktu kakak melewati kelas kita , aku melihat raut wajah kakak sangat sedih..."
Kata echika dengan sedih.
Aku memang sangat bersalah dengan kak heiro.
Aku menceritakan semua kejadian tadi kepada echika.
"APA!!!!! Kamu disangka berpacaran dengan tetsu!" Teriak echika sekaligus dengan raut wajah yang kaget.

Bersambung....

Penasaran ya? Nantikan cerita ran-chan yang ke-6 ya  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar