Jumat, 04 April 2014

cerita ran-chan4 :cemburu!

Seseorang laki- laki itu langsung memelukku "syukurlah kamu nggak apa- apa ran-chan, aku khawatir sekali...." Kata seorang lelaki itu.
"Si....siapa....?"Aku bertanya takut- takut karena gudang ini sudah gelap dan tidak kelihatan lagi.
"Ini aku ran-chan, kak heiro..." kata kak heiro dengan lembut sambil membuka ikatan ditangan ku.
"Ka....ka...kak heiro! Ke-kenapa bisa tahu.. Kalau aku disini?" Tanya ku kebinggungan.
"Aku mencarimu dari tadi, tapi tidak ketemu, sewaktu aku melihat 3 fans alay itu keluar dari dekat gudang ini aku langsung menanyakan dimana kamu. Tapi mereka hanya diam saja tidak mau bicara. Akhirnya aku mencari mu digudang ini...." Kata kak heiro dengan sangat khawatir kepadaku. "Teri...teri..terima kasih kak... Maaf aku merepotkan mu..." Kata ku yang hampir menanggis lagi..
Tiba- tiba kak heiro menggusapkan air mata ku dengan lembut menggunakan tangannya
"Sudah lah ran-chan... Tenangkan dirimu dahulu ya...yuk kita pergi dari sini..." Ia menggengam tanganku dengan erat dan menuntun ku hingga keluar dari sekolah. Apakah benar kak heiro membenciku? Tapi mengapa kakak melakukan semua ini demi aku...? Aku terus berpikir sambil berjalan keluar sekolah.
"Nah, ran-chan aku antar kamu pulang ya.. Kan bahaya kalau kamu pulang sendirian.." Kata kak heiro dengan senyumnya yang sangat kusukai...
"Anu...anu... Kak heiro... Apakah...kak heiro benci pa-pada ku?" Aku memberanikan diri untuk menanyakan hal itu,kak heiro sangat kaget ketika aku menanyakan soal itu.
"Loh? Kenapa kamu menanyakan itu? Sudah pasti kan... Aku tidak benci sama ran-chan... Tapi....." Kak heiro memberhentikan pembicaraannya dengan muka yang merah padam. "Tapi. Apa kak?" Lanjutku penasaran dengan jawaban kak heiro..
                                                                  
"E-enggak ada deh! Yang jelas aku tidak benci kamu kok ran-chan!inget yah!" Kata kak heiro sambil berjalan lagi menarikku dengan lembut hingga didepan rumahku.

Sesampai didepan rumahku, aku menggucapkan terima kasih kepada kak heiro, dan kak heiro hanya membalas dengan senyumannya itu dan langsung berlalu pulang kerumahnya.
"RAN-CHAN!!!" Teriak mamaku pada saat aku memasuki ruang tamu.
"Maaf ma.... Tadi aku dikurung digudang..dan aku diselamatkan oleh kakak ketua osis...." Lanjutku sambil menundukkan kepala.
"iya.... Mama tahu, kamu pasti ketakutan ya... Kakak ketua osis itu,tadi ia datang kesini menanyakan mu, 'apakah ran-chan sudah pulang' katanya, saat mama bilang belum pulang ia langsung berlari kearah sekolah, keren banget deh orangnya" mama langsung terpesona  dan membayangkan kak heiro terus. Aku malah tertawa melihat tingkah mama yang aneh itu.
"Hahahaha.. Iya ma, kak heiro itu sangat populer disekolahnya.. Hahaha.."
Kata ku dengan banga.
"Apa kamu suka sama kak heiro itu, ran-chan?" Tanya mama dengan senyum sinisnya itu. "Enggak ... Enggak tau ah!" Jawabku dengan gugup.
"Tuh kan muka mu merah ran-chan.. Hehehe.. Pasti suka tuh dengan kak heiro"
Kata mama dengan usil sambil mencubit pipiku
"Apaan sih ma.. Aku mau makan dulu! Laper!" Teriak ku sambil berjalan menuju ruang makan,
Setelah makan aku langsung tidur dikamarku, karna hari ini sangat melelahkan bagiku.

Esokkan harinya,
Hari ini aku resmi menjadi siswa SMA dan memulai pelajaranku.
"Moga aku sekelas lagi dengan echika"
Kataku dalam hati sambil memohon kepada tuhan.
Saaat aku membaca penggumuman yang ditempel pada mading sekolah...
Aku membulatkan mata, aku ternyata sekelas lagi dengan echika!
Aku langsung berlari ke kelas 1-A itu!
Dan aku melihat echika sedang menunggu ku.
"Ran-chan! Kita sekelas lagi."
Teriak echika sambil memelukku.
"Iya! Aku senang sekali, echika"
Kata ku dengan senang sambil membalas pelukan echika.
Aku memilih duduk bersebelahan dengan echika.
Kuharap diSMA ini aku mendapat pengalaman yang tak terlupakan!

saat istirahatpun tiba, murid- murid dikelasku langsung berlari ke kantin dengan cepatnya. aku dan echika berjalan dikoridor dekat perpustakaan.
Tiba-tiba aku melihat kak heiro dengan seorang perempuan. Perempuan itu cantik sekali, badannya tinggi, rambutnya panjang bergelombang, memakai pita dirambutnya, mukanya seperti artis korea.

Aku melihat kak heiro senang sekali berbicara dengan perempuan itu. Deg.. Deg... Deg... Rasa sakit apa ini.... Saat aku melihat mereka berdua saling tertawa dan berbicara dengan asiknya.
Aku seperti tidak mau melihat kak heiro bersama perempuan lain.
Jangan-jangan itu pacar kak heiro....
Deg.deg.deg.deg. Perasaan sakit ini makin cepat terasa didadaku.
"Hei, ran-chan! Kenapa bengong?cemburu ya sama perempuan itu?" Kata echika sambil senyum kepadaku,
Berarti benar... Aku memang suka kepada kak heiro....
"E-enggak juga kok!" Aku memutar kepala dengan gaya yang pura-pura sombong.
"Heii kalian berdua! Siniii!" Kata kak heiro sambil melambaikan tangannya.
Kami pun menghampiri kak heiro.
"Hehehe.. Ngapain kalian disini? Nggak kekantin?" Tanya kak heiro.
"Enggak kami sudah kenyang" kata echika sambil melirik ke arah perempuan cantik itu. "Oh ini ya? Dia sahabatku dari SMP namanya ritsu hiroshi." Kata kak heiro sambil memperkenalkan perempuan itu,
"Aku ritsu hiroshi, salam kenal ya ran-chan, echika-chan" dengan senyum manisnya ia menjabat tanganku dan echika dengan lembut.
"Aku banyak mendengar tentang kalian dari heiro-kun.." ia melanjutkannya dengan senyuman khasnya.
Waah... Betapa serasinya kak heiro dengan kak ritsu.. Baik, populer dikalangan mereka. Pasti mereka saling suka, apa lagi sudah kenal sejak SMP... Deg....deg...deg.... Tapi... Aku rasanya tidak ingin melihat mereka berdua tertawa bersama.... Kok aku sebegitu egoisnya sih!?!
"Ki-kita permisi dulu ya kak, nanti malah menggangu kalian berdua deh..." Kataku sambil menarik tangan echika, perasaanku sangat sakit sekali melihat mereka berdua.
"Kamu ini ran! Kami kan hanya sahabat sejak SMP" kata kak heiro sambil tertawa.
"Hahaha... Iya...iya.." Kataku dan echika dengan serempak sambil berlalu menuju kelas masing-masing.

Sesampai dikelas,
"Hehehe... Ketahuan ya... Cemburu.." Kata echika dengan senyuman sinisnya itu.
"Aku...aku enggak tau itu.... apakah aku cemburu dengannya...." Aku menundukkan kepalaku.
"Kamu itu cemburu ran-chan" dengan lembut echika tersenyum kepadaku.
Aku baru tahu saat itu, aku sangat suka kepada kak heiro....

Lanjutan, cerita ran-chan5:masalah baru!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar