Pagi ini hari ke2 kami
mengikuti MOS, aku dan echika berjalan menuju kelas. "Pagi
teman-temaaann" teriak echika dengan semangat, echika itu orangnya periang
dan penuh semangat.
Hari ini kami mengikuti lomba
kekompakan antar kelompok-kelompok MOS lainnya.
"Em... Echika-san...
Nanti kita kekantin ya.. Aku mau beli makanan laper hehehe...."
Aku mengajak echika untuk
pergi kekantin.
"Okeh deh ran-chan, aku
juga mau beli makanan"
Aku sangat senang di SMA ini
aku mendapat teman yang sangat baik dan cantik. Walaupun kemarin ada 3 fans
yang nggak jelas gitu.
pada waktu istirahat, aku dan
echika pergi ke kantin, tiba-tiba kami bertemu dengan kak heiro, aduh! Ketemu
lagi!!! Nanti bisa dimarahin sama kakak-kakak itu! Dalam hatiku yang ketakutan
aku terdiam memandang kak heiro yang berjalan menuju ke arah kami.
"E...e...em...echika...
Aku lupa bawa uang.. Aku kekelas sebentar ya. Mau ambil uang ku"
Echika langsung membalas
dengan senyuman yang bertanda 'iya'. Aku berlalri ke arah kelas! Jujur saja,
uang ku tidak ketinggalan dikelas,tapi aku hanya takut ketemu dengan kak
heiro....
"Lho? Tadi bukannya
ran-chan ya?"
Tanya heiro kepada adiknya
echika.
"Iya. Tapi katanya
uangnya ketinggalan dikelas kak."
"Hmm.. Gitu ya.. Nanti
bilang ke ran-chan ya suruh ke perpustakaan, kamu juga!"
"Eh? Lho? Memangnya ada
apa kak dengan ran?" Echika semakin penasaran dengan ajakkan kakaknya.
"Emm.. Itu ... Hanya mau
nanya sebentar.."
Heiro menjawab dengan gugup.
"Hehehehe..... Jangan-
jangan kak heiro suka ya sama ran-chan?"
Senyum licik echika yang
sangat lucu membuat heiro tertawa.
"Hahahahaha.... Kamu
ini! Nggak ada kok! Pokoknya ajak ran-chan ke perpustakaan ya"
"Okeh kak hehehe"
Tak lama kemudian aku menemui
echika yang sedang duduk dikursi kantin.
"Sorry ya lama.."
Aku memutar mutar kepala ku melihat kesekeliling kantin itu, apakah masih ada
kak heiro? Sepertinya sudah pergi...
"Ada apa ran-chan?cari
kak heiro ya?"
Echika yang kelihatannya tahu
gerak-gerikku itu mempersilahkanku duduk disebelahnya.
"Kak heiro menyuruhmu
untuk keperpustakaan nanti pulang sekolah"
Kata echika dengan datar
sambil memakan takoyaki kesukaannya.
"Ada.. Apa ya??"
Aku yang terkejut sekaligus ketakutan berpikir bahwa kak heiro juga akan
memarahiku.
"Nggak tahu tuh si
kakak! Nanti aku juga menemani mu kok! Jangan takut ya.. Hehehe"
Setelah selesai makan, kami
menuju kelas dan memulai pelajaran MOS tentang lomba-lomba yang akan
diselengarakan.
Ketua kelas dikelompok sakura
ini adalah keita seito, orangnya tegas.
"Teman-teman, nanti kita
akan menggadakan lomba bernyanyi, lomba menulis puisi, dan lomba the best
couple.
Siapa yang mau mengikuti
lomba-lomba tersebut?"
Semua terdiam hening satu
kelas, karna takut dipilih.
Apalagi aku yang sudah
bercucuran keringat dingin dan tiba-tiba echika berdiri "ehm! Ketua! Aku
mau ikut lomba puisi dan ran ikut lomba nyanyi!" Teriak echika dengan
semangat.
"A...a...apa??
E-echika.. Aku.. Nggak bisa nyanyi aku juga pemalu..."
Aku sangat takut untuk menampilkan bakat
ataupun berdiri didepan sana!
"Baiklah! Echika! Aku
akan mencatat nama kalian." Balas keita sambil mencatat namaku dan echika.
Aku memberanikan diri untuk
berdiri
"Anu..anu...
keita-san... Aku nggak bisa nyanyii....." kataku dengan gugup.
"Nggak apa-apa kok
ran-chan, kalah juga nggak apa-apa yang penting kamu tampil dengan bagus"
kata keita dengan nada yang lembut kepadaku.
"Em.. Tapiii...
Tapiii....."
Aku tambah ketakutan dengan
semua itu.
"Udah nggak apa-apa
kok... Nanti biar kubantu kamu untuk latihan nyanyi diruang audio."
Kata echika tiba-tiba
membuatku tenang, dan aku duduk kembali sambil mengucapkan "terima kasih
ya... Echika...."
Sepulang sekolah, aku dan
echika keperpustakaan sesuai ajakan kak heiro.
Waktu kami memasuki
perpustakaan,aku melihat kak heiro yang sedang menunggu sambil membaca buku,
tampang wajah nya saat membaca buku sangat tampan.......
EH?!?! Apa yang
kupikirkan!?!?!?!?!
"Heii ran-chan!echika!
Duduk sini!"
Panggil kak heiro yang
menyuruh kami untuk masuk keperpustakaan.
"Ada apa ya kak
memanggilku?"
Dengan kata-kata yang
setengah takut. Kak heiro menjawab "hm... Aku sudah dengar dari echika
soal 3 perempuan itu. Yaa... Itu teman sekelas ku nama nya reina, keishia,
marsia. Mereka memang slalu memarahi bagi murid yang berusaha mendekatiku
ataupun mencoba mengajakku pergi." Kata kak heiro dengan kesal.
"Iy-ya.... Ja-jadi
seperti bodyguard kak heiro ya....."
Kataku dengan gugup.
Kak heiro dan echika tertawa
melihat ku yang bercanda tapi gugup-gugup.
"Hahahhaa.... Iya
seperti itulah! Tapi ran-chan jangan pedulikan mereka ya. Aku tahu waktu
dikantin kamu menghindariku karna takuut kan?"
Tebakan kak heiro yang
langsung benar itu membuat ku terkejut.
"I-iya... Aku takut
untuk berurusan lagi dengan 3 kakak-kakak itu..."
"Jangan dipedulikan, aku
tidak mau kamu menghindariku, aku kan juga ingin berbicara banyak hal tentang
sekolah ini kepadamu ran!" Kata kak heiro yang membuatku jadi berpikir kak
heiro itu memang baik sekali..
"Ehm.... Sepertinya aku
cuma sebagai penggangu disini ya?" Kata echika yang mulai mundur dengan
senyum nya itu.
"Eh! Kamu ini! Temani
temanmu ini dong echika!" Kata kak heiro dengan kesal, echikapun berhenti
sambil tertawa melihat kami.
"Nah! Ran-chan jadi
besok kita bisa berbicara lagi ya seperti biasa, aku akan bilang kepada 3
perempuan fans berat ku itu untuk jangan menggangu mu lagi"
Dengan senyum yang tulus kak
heiro menggantar aku pulang ke rumah bersama echika, disepanjang perjalanan
kami tertawa dan bercanda-canda. Deg,deg, perasaan apa ini... Aku merasa sangat
nyaman ketika berada disamping heiro...
Aku.... Sangat tenang
bersamanya melihat senyum manisnya.. Deg...deg... Apa ini... Aku tak pernah
merasakannya ...
"Ran-chan,muka mu kenapa
merah?sakit ya?" Tiba-tiba echika menanyakanku sambil menepuk bahuku.
"E...enggak kok" kataku dengan gugup. "Hei... Ketua...itukan
cewek kemarin yang dekat-dekat dengan heiro-kun" kata marsia yang berada
didekat pinggir jalan bersama keishia. "Iya! Berani sekali anak kelas 1
itu! Awas saja besok! Tak akan kubiarkan pulang!"
Lanjutan cerita ran-chan3:kesulitanku!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar